Barru

Hadiri Lokmin Puskesmas Bojo, Kadis Kesehatan Barru Pantau Kinerja Jajarannya

Barrunews.com, Barru – Kadis Kesehatan Kabupaten Barru drg. Hj. Hasnah Syam MARS kembali menghadiri Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan Pertama Puskesmas Bojo Baru Kecamatan Mallusetasi di Aula Puskesmas Bojo Baru, Senin (15/1/2018). Setelah sebelumnya mengikuti acara yang sama di Puskesmas Pujananting beberapa waktu lalu, kegiatan ini adalah yang kedua kalinya di Puskesmas berbeda yang beliau sambangi.

Hj. Hasnah Syam mengemukakan, kegiatannya yang menghadiri setiap Lokmin Puskesmas adalah untuk mengetahui secara pasti kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh Puskesmas tersebut melalui pemaparan program pada kegiatan Lokakarya. “Kami terjun langsung ke setiap Puskesmas untuk mengetahui jenis kegiatan atau program yang akan di laksanakan melalui lokakarya, kami berdiskusi dengan mereka dan memberi saran untuk penyempurnaan kegiatan”, ungkapnya.

Dalam acara tersebut, Kadis Kesehatan hadir bersama Sekretaris Dinkes dan sejumlah pejabat struktural dinas kesehatan Kabupaten Barru. Seluruh staf, pegawai termasuk pegawai kontrak yang ada di Puskesmas tersebut wajib mengikuti kegiatan ini.

Disinggung soal sejumlah keluhaan mengenai pelayanan kesehatan dibeberapa puskesmas, mantan Kepala RSU Pinrang ini menegaskan akan memperbaiki sedikit demi sedikit kinerja para abdi kesehatan di puskesmas-puskesmas tersebut. “Secara berkala kami akan melakukan kontrol terhadap kinerja pelayanan puskesmas, ini butuh proses dan waktu, dan kami akan pastikan bahwa kebutuhan masyarakat akan kesehatan di tiap tiap wilayah puskesmas dapat terpenuhi sebaik baiknya”, katanya.

Beliau menambahkan, bahwa segenap program kegiatan yang sudah baik akan dipertahankan atau ditingkatkan, tapi yang tidak baik tentu akan diperbaiki sebaik dan secepat mungkin. “ Saya tahu ada banyak masalah dibeberapa Puskesmas termasuk keluhan pelayanannya, pelan namun pasti hal itu akan kami evaluasi dan perbaiki, dan bukan tipikal saya membiarkan masalah berlarut larut tanpa solusi”, tegasnya.

Kadis Kesehatan yang juga Ketua TP PKK Kab. Barru ini menyadari, kebijakan yang ia jalangkan mungkin akan mendatangkan ketidaknyamanan disejumlah pihak, utamanya yang tidak terbiasa bekerja secara bertanggungjawab atau yang kerjanya ABS atau asal bos senang.

“Ini adalah tugas yang harus dilaksanakan kepada mereka yang telah diamanatkan dibawah sumpah jabatan, apalagi jika itu menyangkut kepentingan masyarakat yang menjadi tanggungjawabnya, jika telah diberi amanat artinya mutlak dilaksanakn, jika tidak mampu maka harus dicari pengganti yang lebih kapabel dan lebih siap”, tegasnya.

Namun ia juga menekankan, tuntutan kinerja yang maksimal tentu harus memperhitungkan fasilitas yang digunakan termasuk pula reward terhadap pegawai yang telah bersungguh-sungguh melaksanakan kewajibannya.

“Kita tidak asal tuntut kerja maksimal, kami harus pahamai kondisi riil lapangan, apa akar masalahnya, seperti apa fasilitasnya, dan yang pasti harus berbanding lurus dengan reward yang harus diterimanya”, pungkasnya.

Sumber: Humas Barru

Topik
Tampilkan lagi

Tinggalkan Komentar

Close
Close