Opini

Masih Ada Warga Miskin di Barru yang Butuh Perhatian

Barrunews.com Pemerintah Dearah Kabupaten Barru, sepertinya kurang peduli terhadap warganya terutama pada kalangan warga miskin. Buktinya, masih ditemukan sejumlah warga yang nasibnya sungguh miris. Mareka bertahun-tahun bertempat tinggal ditempat yang jauh dari kata layak dan untuk mencukupi kehidupan sehari-hari, meraka harus mununggu uluran tangan dari dermawan.

Pantauan di lokasi, warga yang kurang beruntung tersebut dialami Kakek Majid (60) warga Kampung Dengpessue Desa Madello, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru. Tanpa seorang teman, Dia harus menghabiskan hari tuanya di gubuk reot.

Bahkan, hanya untuk sekedar bisa makan saja dia musti memerlukan bantuan orang lain. Pasalnya, kondisi tubuhnya sudah renta, ditambah dengan kondisi kaki yang membengkak, sehingga untuk berjalan saja harus pelan dan mencari pegangan.

Dia pun hanya bisa berpasrah diri sembari menunggu pemberian dari orang. Bahkan, kadang tak makan sehari lantaran tak ada yang memberi, bagi dia sudah hal yang biasa.

“Saya tidak bisa makan setiap hari karena kondisi ekonomi, sehari tidak makan itu sudah biasa,” ungkapnya.

Mirisnya lagi, gubuknya yang kecil itu juga sangat minim fasilitas. Untuk aliran listrik saja, Kakek Majid harus mengandalkan penerangan dari ublik (api berbahan bakar dari minyak tanah-red) sebagai sumber cahaya saat malam tiba.

Kondisi gubuk yang sudah ditempatinya selama beberapa tahun itu, terlihat banyak lubang yang mengaga, sehingga anggin pun bebas masuk. Wajar saja jika tubuh kakek yang sudah renta itu merasa kedinginan ketika malam tiba.

“ Tinggal digubuk ini sudah syukur. Dan, saya gak mungkin bisa membangun gubuk ini. Karena tidak punya uang, untuk makan saja sulit,” ujarnya dengan nada lemas.

Dia juga mengaku penuh perasaan was-was ketika beristirahat di dalam gubuk. Pasalnya, gubuk kecil itu terlihat sudah lapuk dan nyaris roboh.

“Saat hujan deras disertai angin kencang, saya takut jika mendadak roboh.” cetusnya.

Topik
Tampilkan lagi

Tinggalkan Komentar

Close
Close